Pagut hari meniti senja, terkapar asa dalam memuja
Hembusan sang bayu tak lagi mampu sejukan bara yang berkobar
Bahkan sapaan rembulan nan bijak pun tak mampu redam emosi gejolak dlm kalbu
masih menikmati nyanyian duka dan berharap ada sebait nada pengobat lara disana
Namun..harap tinggalah harap..
seperti rajawali yang tak bersayap, terkapar ditanah memohon agar tak terinjak
Meski kadang meronta dalam diam
namun masih tak terdengar
berteriak keras tetap tak terdengar
entahlah, apa mereka tuli atau memang tidak mau mendengar
atau bahkan mungkin sudah tak ada dimata dan dihati mereka
menjauhlah dari yang tak menganggapmu tiada sampai mereka menyebut namamu dalam setiap detik dan detak jantung mereka sebagai simbol kerinduan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar