Rabu, 23 Maret 2016
DenganMU
Malam lalu mata tak mau terpejam juga..
Letih yang ku rasa, tak jua membuat mata menjadi lelah..
Bukan……bukan mata yang menjadi lelah, tapi “HATI”..
Segala urusan duniawi seakan mengalahkan keinginan untuk lebih mendekat kepada Yang Maha Suci..
“Ya, Allah tunjukkan aku kembali kejalanMu, jalan yang penuh dengan ketenangan dan kelembutanMu”
“Berdzikir aku, diiringi rinai gerimis menjelang pagi. Kuadukan semua masalah hidup, kepada sang Pemberi Hidup (Ya, Almuhyii), kepada sang Pemberi Kemuliaan (Ya, Al Mu’izzu), kepadaMu yang Maha Pemberi Rezeki (Ya, Ar Razzaaqu)
Dalam sekejap segala kegundahan larung bersama air mata yang terurai..
Diatas sajadah ini, di dalam tahajudku, di dalam sujudku…. kudapatkan kedamaian..
Hambamu yang marasa sederhana, kini merasa kaya akan karuniaMu. Hambamu yang merasa fana, kini merasa berhias mutiara kasihMu. Hambamu yang dhuafa, Kini merasa penuh dengan rahmatMu..
Ketika kulipat sajadah sehabis shalat Shubuh.. Semangat untuk terus berikhtiar semakin menggebu.. Sebuah rahasiaMu telah terkuak di pagi ini..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar